Promosi melalui iklan video.

Iklan video hanya ditampilkan kepada target audiens yang Anda inginkan dan Anda hanya membayar saat mereka menontonnya. Dengan kata lain, penggunaan anggaran iklan Anda dipastikan lebih tepat sasaran.

Mulai sekarang

Memanfaatkan iklan video.

1

Tayangkan iklan Anda.

Setelah membuat iklan video, Anda hanya perlu membuat akun YouTube kemudian menguploadnya. Setelah itu, Anda dapat menggunakan AdWords untuk memulai kampanye iklan Anda di YouTube. Iklan Anda akan ditampilkan di hasil penelusuran di YouTube, atau ditayangkan sebelum atau sesudah video yang berkaitan dengan bisnis Anda.

2

Pilih di mana iklan akan ditampilkan.

Baik jika Anda ingin menargetkan penggemar olahraga, pecinta musik, atau kelompok audiens lainnya, Anda dapat memilih sendiri target iklan Anda berdasarkan usia, jenis kelamin, lokasi, minat, dan kriteria lainnya.

3

Tentukan anggaran iklan Anda.

Tetapkan anggaran Anda dan gunakan alat Analytics YouTube untuk melihat pendekatan yang paling efektif.

Pilih target audiens iklan Anda.

YouTube menjangkau pemirsa berusia 18-49 tahun di AS lebih banyak dibandingkan jaringan TV apa pun - siaran nasional maupun TV kabel. Dan dengan lebih dari 1 miliar pengguna, Anda dapat memilih target audiens yang Anda inginkan berdasarkan usia, jenis kelamin, lokasi, minat, dan kriteria lainnya. Selain itu, Anda membayar hanya jika ada yang mengklik iklan Anda. Jika mereka mengabaikan iklan sebelum 30 detik (atau sebelum iklan berakhir), Anda tidak perlu membayar satu sen pun.

Lihat strategi mana yang efektif.

Gunakan alat Analytics YouTube untuk mencari tahu siapa yang menonton iklan Anda dan bagaimana mereka berinteraksi dengan iklan. Anda juga memiliki kontrol penuh atas anggaran harian Anda, sehingga Anda dapat menentukan sendiri budget iklan yang sesuai dengan bisnis Anda.

Ingin mempelajari lebih lanjut?

Pelajari iklan video di Youtube

Logo YouTube